Nama penulis : Amad Saeprudin
Judul Artikel : Industri Peternakan Sapi & Studi kasus
Sumber Gambar : google.industri peternakan.com
http:// www.google.com
INDUSTRI PETERNAKAN
Atas berkah rahmat tuhan yang maha Esa yang telah menciptakan alam
semesta ini dengan segala kelimpahannya, serta telah menciptakan makhluk hidup
seperti manusia yang diberikan akal dan fikiran seiring berkembangnya zaman
semakin maju dan banyak juga ide-ide dari manusia yang semakin kreatif didukung
dengan peralatan-peralatan canggih yang diciptakan oleh manusia.



Sekarang pokok ide manusia yaitu
menciptakan lapangan pekerjaan baru seperti membuatkan usaha “ industri
peternakan sapi “ dalam konteks ini manusia menciptakan ide-ide yang jenius dan
sangat luar biasa dibidang industi peternakan sapi
Dengan adanya manusia yang kreatif dan jenius serta didukung oleh
alat-alat yang k merukeinginan manusia itu sendiri dibidang “industi peternakan
sapi “ yang lebih baik lagi manusia itu sendiri dapat menciptakan alat yang
ramah lingkungan, sehingga tidak merusak keindahan alam semesta dan lingkungan
hidup.
Manfaat Industri
Peternakan Sapi
- Dapat menciptakan
lapangan kerja baru bagi penduduk asli sekitas peternakan sapi.
- Menciptakan
sumberdaya alam baru bagi alam sekitar, seperti terbukanya lahan hijau
hasil dari pemupukan kotoran sapi.
- Dapat menstabilkan
hubungan antara manusia dengan alam semesta dan hewan.
- Penduduk dapat
mengetahui cara pemanfaatan kotoran sapi dengan menjadikannya bio gas dan
bisa menambah ekonomi disetiap warga yang dekatsekitar peternakan sapi.
- Penduduk
sekitar bisa membuat kompos dari kotoran sapi
- Banyak pemanfaatan
dari peternakan sapi.
Pembuatan Bio Gas dengan menggunakan kotoran
sapi
A. Proses Pembuatan BiogasBangunan utama
dari instalasi biogas adalah digester, yang berfungsi untuk menampung gasmetan
hasil perombakan bahan bahan organik oleh bakteri. Jenis digester yang paling
banyakdigunakan adalah model
continuous
feeding
dimana
pengisian bahan organiknya dilakukansecara kontinu setiap hari. Lokasi yang
akan dibangun sebaiknya dekat dengan kandang sehinggakotoran ternak dapat
langsung disalurkan kedalam digester. Disamping digester harus
dibangun juga penampung sludge (lumpur) dimana slugde tersebut nantinya
dapat dipisahkan dan dijadikan pupuk organik padat dan pupuk organik cair.
B. Cara Membuat
Bio Gas
1. Mencampur
kotoran sapi dengan air sampai terbentuk lumpur dengan perbandingan 1:1 pada bak
penampung sementara.2.
2. Mengalirkan lumpur kedalam digester melalui
lubang pemasukan. Pada pengisian pertama
kran gas yang ada diatas digester dibuka agar pemasukan lebih mudah dan
udarayang ada didalam digester terdesak keluar. Pada pengisian pertama ini
dibutuhkanlumpur kotoran sapi dalam jumlah yang banyak sampai digester penuh.3.
3 Melakukan penambahan starter
(banyak dijual dipasaran) sebanyak 1 liter dan isi rumensegar (bagian usus)
dari rumah potong hewan (RPH) sebanyak 5 karung untuk kapasitasdigester 3,5 -
5,0 m2
Setelah digester
penuh, kran gas ditutup supaya terjadi prosesfermentasi.
4. Membuang gas yang pertama dihasilkan pada hari
ke-1 sampai ke-8 karena yangterbentuk
adalah gas CO2Sedangkan pada hari ke-10 sampai hari ke-14 baru terbentukgas metan (CH4) dan CO2mulai menurun. Pada komposisi CH454% dan CO2
27%
maka biogas akan menyala.5.
- Pada
hari ke-14 gas yang terbentuk dapat digunakan untuk menyalakan api pada
komporgas atau kebutuhan lainnya. Mulai hari ke-14 ini kita sudah bisa
menghasilkan energi biogas yang selalu terbarukan.
Kesimpulan
Tuhan menciptakan alam semesta ini dengan segala kelebihan dan keindahan
dari ujung ke ujung yang tiada hentinya, dan Tuhan menciptakan manusia dengan
maksud untuk menjaga alam semesta ini maka dari itu setiap manusia wajib
menjaga alam semesta ini dengan apa yang ada didalamnya. Tanpa di batasi
manusia terus berkarya di dunia ini dengan inovasi baru, satu pesan saya yaitu
Jika kita berkarya selalu ingatlah dengan alam yang menyediakan semua ini.
|
| Add caption |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar