Sabtu, 22 November 2014

artikel industri peternakan (studi kasus)

Nama penulis  : Amad Saeprudin
Judul Artikel                : Industri Peternakan Sapi & Studi kasus
Sumber Gambar          : google.industri peternakan.com
                http:// www.google.com

INDUSTRI PETERNAKAN


     Atas berkah rahmat tuhan yang maha Esa yang telah menciptakan alam semesta ini dengan segala kelimpahannya, serta telah menciptakan makhluk hidup seperti manusia yang diberikan akal dan fikiran seiring berkembangnya zaman semakin maju dan banyak juga ide-ide dari manusia yang semakin kreatif didukung dengan peralatan-peralatan canggih yang diciptakan oleh manusia.




Sekarang pokok ide manusia yaitu menciptakan lapangan pekerjaan baru seperti membuatkan usaha “ industri peternakan sapi “ dalam konteks ini manusia menciptakan ide-ide yang jenius dan sangat luar biasa dibidang industi peternakan sapi
     Dengan adanya manusia yang kreatif dan jenius serta didukung oleh alat-alat yang k merukeinginan manusia itu sendiri dibidang “industi peternakan sapi “ yang lebih baik lagi manusia itu sendiri dapat menciptakan alat yang ramah lingkungan, sehingga tidak merusak keindahan alam semesta dan lingkungan hidup.

Manfaat Industri Peternakan Sapi
  • Dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi penduduk asli sekitas peternakan sapi.
  • Menciptakan sumberdaya alam baru bagi alam sekitar, seperti terbukanya lahan hijau hasil dari pemupukan kotoran sapi.
  • Dapat menstabilkan hubungan antara manusia dengan alam semesta dan hewan.
  • Penduduk dapat mengetahui cara pemanfaatan kotoran sapi dengan menjadikannya bio gas dan bisa menambah ekonomi disetiap warga yang dekatsekitar peternakan sapi.
  • Penduduk sekitar bisa membuat kompos dari kotoran sapi
  • Banyak pemanfaatan dari peternakan sapi.
Pembuatan Bio Gas dengan menggunakan kotoran sapi

A.      Proses Pembuatan BiogasBangunan utama dari instalasi biogas adalah digester,    yang berfungsi untuk menampung gasmetan hasil perombakan bahan bahan organik oleh bakteri. Jenis digester yang paling banyakdigunakan adalah model
continuous feeding 
 dimana pengisian bahan organiknya dilakukansecara kontinu setiap hari. Lokasi yang akan dibangun sebaiknya dekat dengan kandang sehinggakotoran ternak dapat langsung disalurkan kedalam digester. Disamping digester harus dibangun juga penampung sludge (lumpur) dimana slugde tersebut nantinya dapat dipisahkan dan dijadikan pupuk organik padat dan pupuk organik cair.

B. Cara Membuat Bio Gas
 1.  Mencampur kotoran sapi dengan air sampai terbentuk lumpur dengan perbandingan 1:1 pada bak penampung sementara.2.
2.   Mengalirkan lumpur kedalam digester melalui lubang pemasukan. Pada      pengisian pertama kran gas yang ada diatas digester dibuka agar pemasukan lebih mudah dan udarayang ada didalam digester terdesak keluar. Pada pengisian pertama ini dibutuhkanlumpur kotoran sapi dalam jumlah yang banyak sampai digester penuh.3.
 3      Melakukan penambahan starter (banyak dijual dipasaran) sebanyak 1 liter dan isi rumensegar (bagian usus) dari rumah potong hewan (RPH) sebanyak 5 karung untuk kapasitasdigester 3,5 - 5,0 m2
Setelah digester penuh, kran gas ditutup supaya terjadi prosesfermentasi.
   4.   Membuang gas yang pertama dihasilkan pada hari ke-1 sampai ke-8 karena   yangterbentuk adalah gas CO2Sedangkan pada hari ke-10 sampai hari ke-14 baru terbentukgas metan (CH4) dan CO2mulai menurun. Pada komposisi CH454% dan CO2
27% maka biogas akan menyala.5.
  1.  Pada hari ke-14 gas yang terbentuk dapat digunakan untuk menyalakan api pada komporgas atau kebutuhan lainnya. Mulai hari ke-14 ini kita sudah bisa menghasilkan energi biogas yang selalu terbarukan.
Kesimpulan
     
      Tuhan menciptakan alam semesta ini dengan segala kelebihan dan keindahan dari ujung ke ujung yang tiada hentinya, dan Tuhan menciptakan manusia dengan maksud untuk menjaga alam semesta ini maka dari itu setiap manusia wajib menjaga alam semesta ini dengan apa yang ada didalamnya. Tanpa di batasi manusia terus berkarya di dunia ini dengan inovasi baru, satu pesan saya yaitu Jika kita berkarya selalu ingatlah dengan alam yang menyediakan semua ini.


Add caption

Minggu, 19 Oktober 2014

Artikel kimia,

Efek Pemanasan Global

Banyak ulah manusia-manusia yang merusak keseimbangan alam di bumi ini, berbagai peristiwa tersebut tentunya akan menyebabkan timbulnya banyak permasalahan bagi kehidupan manusia sendiri di bumi ini yang sangat membutuhkan kualitas ekosistem yang baik demi kelangsungan hidup mereka sendiri. Namun, ada lagi kasus asap dari kendaraan bermotor yang membumbung tinggi dan begitu tebal, dan juga dapat mengakibatkan terjadinya pemanasan global pada atmosfer di bumi kita ini, pada kesempatan ini saya akan membahas mengenai dampak atau efek pemansan global bagi kehidupan manusia dalam jangka waktu ke depan

o   Banyak Orang bertanya apa itu Pemanasan Global sesungguhnya? dan Banyak orang
bertanya-tanya mengenai apa yang menyebabkan terjadinya Pemanasan Global? dan Apa Akibat Pemanasan Global di masa mendatang? dan apa efeknya bagi kehidupan Manusia?

Kali ini saya akan mencoba menjawab berbagai rumusan masalah di atas,
Pemanasan global itu sendiri merupakan suatu keadaan di mana terjadinya peningkatan suhu di lapisan atmosfer bumi, di laut, dan di darat, yang dapat menutup lapisan atmosfer bumi karena adanya jumlah gas CloroFluoroCarbon (CFC), Karbon Dioksida CO2 dan gas-gas berbahaya lainnya yang cukup besar. Perlu kita ketahui bahwa suhu di bumi kita ini telah meningkat dan berada pada angka  0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) tepatnya dalam seratus tahun terakhir. Peristiwa ini tentunya akan menyebabkan suhu bumi yang semakin panas, kondisi laut yang tidak kondusif dengan adanya ombak yang besar, terjadinya pergeseran permukaan dalam bumi, serta dapat terjadinya gunung merapi sebagai akibat dari meningkatnya suhu di bumi. Hal tersebut tentu dapat mengancam berbagai populasi di bumi ini, serta mengganggu berbagai reaksi alam yang terjadi, seperti siklus air, daur biogeokimia, dan tentunya berbagai reaksi alam lainnya.

Sedangkan, faktor penyebab terjadinya pemanasan Global, antara lain:
Ø  Penggunaan Transportasi :
Kendaraan bermotor seperti yang kita ketahui akan membutuhkan Bahan Bakar Minyak (BBM) atau yang biasa kita sebut sebagai bensin, pembakaran bensin dalam skala yang besar tentu akan menimbulkan gas Karbondioksida (CO2) yang berlebih dalam setiap harinya, bayangkan jika suatu kendaraan bermotor dapat menghabiskan sejumlah literan bensin, tentu akan dihasilkan pula zat buangan dalam skala yang besar pula.
Ø  Adanya Penebangan Hutan secara liar :
Seperti yang kita ketahui, fungsi adanya Hutan di dunia ini tentunya sebagai paru-paru dunia, mengapa demikian? seperti yang kita ketahui, Adanya pepohoan dan tumbuhan tentunya dapat merubah gas Karbon Dioksida (CO2) menjadi Gas Oksigen (O2) dengan bantuan cahaya matahari dan air (H2O) dalam reaksi fotosintesis. Tentunya hutan dapat menetralisir berbagai kadar gas Karbon Dioksida (CO2) yang berlebih di dunia ini..
Ø  Pembangunan Industri yang tidak memperhatikan keseimbangan alam :
Saat ini, telah banyak pembangunan Industri yang kurang memperhatikan keseimbangan alam, dalam Industri baik berskala besar, kecil, ataupun berskala menengah tentunya akan dihasilkan berbagai limbah berbahaya, contohnya asap gas (CO2) bekas penggunaan mesin suatu produksi, atau limbah pewarna tekstil yang dapat mencemari ekosistem perairan, dalam intensitas yang cukup besar. Dengan adanya pembangunan Industri untuk berbagai keperluan manusia, hal ini tentunya akan mengurangi porsi lahan kosong yang dapat kita eksploitasi untuk memperbaiki keadaan bumi kita dengan mendukung beberapa aktivitas "Go Green" (Penghijauan), serta memperbaiki “paru-paru bumi” yang kita miliki.

Hal di atas merupakan penyebab dari terjadinya pemanasan global, sekarang saya akan mencoba melampirkan dampak dari pemanasan global di masa mendatang, antara lain:

Ø  Terjadinya bencana alam seperti tsunami yang terjadi karena intensitas ombak yang berlebih dan begitu besar, dan meningkatnya kuantitas perairan di laut.
Ø  Terjadinya kekeringan sebagai efek dari punahnya "area-area hijau"
Ø  Banjir yang dapat melanda berbagai wilayah di dunia, dan dapat menghambat jalannya transportasi dan berbagai kebutuhan pangan.
Adanya iklim dan cuaca yang tidak jelas dapat membuat manusia menjadi mudah sakit.
Ø  Rawan terjadinya longsor di mana-mana karena hujan besar yang tidak kondusif.
Ø  Adanya Hujan Asam , yaitu hujan yang dapat menghancurkan berbagai bangunan dan tentunya mengganggu kesehatan manusia.
Ø  Peningkatan Suhu yang cukup pesat sehingga dapat menyebabkan terjadinya bencana alam, seperti gunung meletus.
Ø  Terjadinya Perubahan cuaca dan iklim yang sangat tidak menentu dan sulit unuk diperkirakan.
Ø  Terjadinya badai pada secara tiba-tiba yang terjadi di berbagai tempat.
Ø  Menurunnya hasil output dari pertanian sebagai industri penghasil pangan.
Ø  Berkurangnya berbagai spesies organisme karena terganggunya keseimbagnan eksosistem.
Ø  Permukaan air laut yang meningkat secara drastis di muka bumi ini.
s   SARAN
sebaiknya didalam kehidupan sehari-hari kita dapat mencegah hal yang dapat menyebabkan pemanasan global seperti:
matikanlah listrik jika tidak terpakai
buang sampah pada tempatnya sehingga air sungai dapat mengalir lancar ke laut
serta banyak menanam pohon sehingga asap dari industri dapat terserap oleh pohon dan menghasilkan (O2) oksigen

Sumber dari :
1.    http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemanasan_global&action=edit
2.    http://sirmanggisak.blogspot.com/2013/07/efek-zat-aditif-bagi-tubuh.html
3.    http://warungenergi.com/index.php/article/fotovoltaik/48-umum/83-dampak-pemanasan-global-bagi-indonesia-#
4.    http://umi-nazihah.blogspot.com/2010/08/pemanasan-global-.html?m=1
5.    http://pustakafisika.wordpress.com/2012/11/24/penyebab-pemanasan-global-dan-akibatnya-bagi-bumi/
6.    http://www.geschool.net/nawfal_izzaturrahman/blog/post/ciriciri-pemanasan-global

Review Jurnal Kimia

1. judul
                    Trimetoksi Calkon suatu Senyawa Antitumor dari Kulit Batang Tumbuhan
Cryptocarya costata (Lauraceae)
2. Penulis 
    Hanapi Usman1,2), Euis H. Hakim2), Sjamsul A. Achmad2), Tjodi Harlim1),
Muhammad N. Jalaluddin1), Yana M. Syah2), Lia D. Juliawati2),
Lukman Makmur2), dan Mariko Katajima3)
1)
3. Sumber 
                   Departemen Kimia Universitas Hasanuddin Makassar
          Kelompok Penelitian Kimia Organik Bahan Alam, Departemen Kimia, FMIPA ITB
          Center for Medicinal Resources, Faculty of Pharmaeutical,Chiba University,
          1-33Yayoi-cho,Inage-ku Chiba 263, Japan
          Diterima Juni 2005, disetujui untuk dipublikasi Agustus 2005


Abstrak
Senyawa calkon yang bersifat anti tumor telah diisolasi dari kulit batang Cryptocarya costata. Senyawa tersebut  diperoleh dari fraksi kloroform yang di fraksinasi dengan teknik berbagai kromatografi dari dilanjutkan  dengan rekristalisasi dalam n-heksan dan etilasetat. Struktur senyawa tersebut adalah 2’,4’-dihidroksi-3’,5’,6’trimetoksicalkon yang ditetapkan berdasarkan data fisika dan spektroskopi. Uji sitotoksik terhadap sel murin leukemia P-388 menunjukkan aktivitas yang positif dengan IC50 adalah 3,65 µg/mL. Kata kunci : calkon, sitotoksik, Cryptocarya costata
Abstract
An anti-tumor calcon has been isolated from Criptocarya costata stem bark. The compound was obtained from chloroform fraction fractioned by chromatography technique and recrystalized in n-hexane and ethyl acetate. The compound structure elucidated based on physical and spectroscopic data was 2’,4’-dihydroxy-3’,5’,6’-trimethoxy calcon. Cytotoxic assay using murine leukemia cell P388 showed positive activity with  IC50 value of 3.65 µg/mL.






                                                                                        


1.1.  Umum 

Penentuan       titik        leleh      dilakukan menggunakan ‘micro melting point apparatus’. Spektra UV dan IR diukur menggunakan Cary Varian 100 Conc. dan Perkin Elmer Spectrum One FT-IR spectrophotometers. Spektrum massa diukur dengan instrumen JEOL JMS AX-500 metoda FAB, dan 1H
(500       MHz)     dan        13C          (125       MHz)     NMR spektrofotometer                JEOL,     dengan                 menggunakan pelarut dan pelarut terdeterasi sebagai standar internal. Kromatografi cair vakum menggunakan Sigel 60 GF254 (Merck), Kromatografi kolom tekan menggunakan Si-gel G60 (230-400 mesh) (Merck), kromatografi radial menggunakan Si-gel 60 PF254 (Merck), dan analisis KLT menggunakan plat KLT  Kieslgel 60 F254 0,25 m (Merck).



1.2.  Bahan Tumbuhan  

Bagian tumbuhan yang digunakan adalah kulit batang C. costata, yang didapatkan dari hutan taman nasional Lore Lindu, Desa Tomodo, Kec. Kulawi Sulawesi Tengah. Identifikasi dilakukan di Herbarium Bogoriense, Bogor dan Lab. Herbarium Biologi Universitas Tadulako Sulawesi Tengah voucher spesimen tersimpan di Herbarium Biologi Universitas Tadulako (E.377 L).

1.3.  Ekstraksi dan Isolasi  

Sebanyak 2,5 kg serbuk halus kulit batang C. costata dimaserasi dengan metanol, kemudian dipartisi dengan kloroform. Selanjutnya, fraksi kloroform dievaporasi sehingga didapatkan ekstrak kental berwarna coklat kehitaman sebanyak 140 g. Sebanyak 20 g ekstrak tersebut difraksinasi menggunakan kromatografi kolom vakum cair dengan eluen campuran antara n-heksan : etilasetat (9 : 1 s/d 6 : 4). Didapatkan enam  fraksi, yakni fraksi A, B, C, D, E dan F, fraksi D relatif dominan dengan berat 2,5 g. Sebanyak 400 mg fraksi D diolah dengan kromatografi radial dan kemudian diperoleh komponen utama berupa padatan berwarna kuning kecoklatan sebanyak 305 mg. Setelah dilakukan rekristalisasi berulang dengan menggunakan kombinasi pelarut n-heksan dan etilasetat, maka dihasilkan kristal berwarna kuning sebanyak 295 mg. Analisis KLT dengan tiga sistem pelarut menunjukkan masing-masing satu noda. 





2.    Pendahuluan   

 Cryptocarya adalah salah satu genus dari famili Lauraceae yang mempunyai sekitar 478 spesies1). Tumbuhan ini hidupnya tersebar luas di daerah tropika dan sub tropika dengan topologi berupa pohon tinggi. Sejak dahulu kelompok tumbuhan ini banyak digunakan sebagai bahan bangunan, bahan baku pulp, dan beberapa di antaranya kemudian digunakan sebagai obat tradisional2). Bahkan akhir-akhir ini beberapa penelitian telah mengungkapkan bahwa Cryptocarya mengandung banyak senyawa kimia berguna3,4,5). Beberapa metabolit sekunder telah diisolasi dari beberapa spesies Cryptocarya6,7,8). Telah dilaporkan bahwa sebagian besar  dari spesies Cryptocarya mengandung molekul  kimia anti tumor9,10)
 Cryptocarya costata diidentifikasi sebagai tumbuhan primitif dan langka, ditemukan di kawasan hutan Sulawesi yang dikenal sebagai kawasan Wollacea. Berdasarkan penelusuran literatur diketahui bahwa tumbuhan ini belum pernah ditemukan orang di kawasan lain, berarti kandungan kimianyapun belum pernah diselidiki. Namun demikian peta kemotaksonomi menunjukkan bahwa famili tumbuhan ini mengandung banyak senyawa kimia bermanfaat11,12). Di Sulawesi tumbuhan ini

2.1.  Umum 

Penentuan       titik        leleh      dilakukan menggunakan ‘micro melting point apparatus’. Spektra UV dan IR diukur menggunakan Cary Varian 100 Conc. dan Perkin Elmer Spectrum One FT-IR spectrophotometers. Spektrum massa diukur dengan instrumen JEOL JMS AX-500 metoda FAB, dan 1H
(500 MHz) dan   13C (125 MHz) NMR spektrofotometer (JEOL)dengan menggunakan pelarut dan pelarut terdeterasi sebagai standar internal. Kromatografi cair vakum menggunakan Sigel 60 GF254 (Merck), Kromatografi kolom tekan menggunakan Si-gel G60 (230-400 mesh) (Merck), kromatografi radial menggunakan Si-gel 60 PF254 (Merck), dan analisis KLT menggunakan plat KLT  Kieslgel 60 F254 0,25 m (Merck).

2.2.  Bahan Tumbuhan  

Bagian tumbuhan yang digunakan adalah kulit batang C. costata, yang didapatkan dari hutan taman nasional Lore Lindu, Desa Tomodo, Kec. Kulawi Sulawesi Tengah. Identifikasi dilakukan di Herbarium Bogoriense, Bogor dan Lab. Herbarium Biologi Universitas Tadulako Sulawesi Tengah voucher spesimen tersimpan di Herbarium Biologi Universitas Tadulako (E.377 L).
4.  Kesimpulan  Chiba University Japan, yang telah membantu 
pengukuran senyawa dengan menggunakan NMR
 Berdasarkan interpretasi dari seluruh data dan MS.
yang didapatkan sebagimana diuraikan di atas, maka isolat dapat diidentifikasi sebagai senyawa 2’,4’-







Daftar Pustaka dihidroksi-3’,5’,6’-trimetoksi calkon. Senyawa
1. Kostermans, A.J.G.H., “Lauraceae”, Comm.
tersebut bersifat anti tumor dan pertama kalinya
Forest Res. Inst. Indonesia 57, 1-64 (1957). ditemukan dalam tumbuhan Cryptocarya.
100         JMS Vol. 10 No. 3, September  2005
                                             
2.       Heyne, K., “Tumbuhan Berguna”, Indonesia. Yayasan Sarana Wanajaya, Jakarta  ( 1987).
3.       Ahmad, S.A., “Empat Puluh Tahun dalam 
Kimia Organik  Bahan  Alam Tumbuh-tumbuhan Tropika Indonesia”, Rekoleksi dan Prospek. Bulletin of The Indonesian Society of Natural Products Chemistry 4:2, 5–54 (2004).
4.       Heyne, K., “Tumbuhan Berguna”, Indonesia. Yayasan Sarana Wanajaya, Jakarta  ( 1987).
5.       Ahmad, S.A., “Empat Puluh Tahun dalam 
Kimia Organik  Bahan  Alam Tumbuh-tumbuhan Tropika Indonesia”, Rekoleksi dan Prospek. Bulletin of The Indonesian Society of Natural Products Chemistry 4:2, 5–54 (2004).
6.       Hakim, E.H., Achmad, S.A., Buchari &   Pramutadi, S., “Ilmu Kimia Tumbuhan
Lauraceae Indonesia, XI; Alkaloid Aporfin dan Oksoaporfin dari Litsea Excelsa”, Proceedings ITB. 27:3  (1994).
7.       Dumontet, V., Hung, N. V., Adeline, M. T., Riche, C., Chiaroni, A., Seven, T. & Gueritte, F., “Cytotoxic Flavonoids and α-pyrones from”
Cryptocarya  obovata”, J. Nat. Prod. 67, 858862 (2004).
8.       Bick, I.R.C., Sevenet, T., Sinchai, W., Skelton, B., & White Allen H., “Alkaloids of    Cryptocarya longifolia”, Aust. J. Chem. 34:1, 477-481 (1981).
9.       Bishara, R. H., & Schiff, P. L., “The isolation of Some Sterols and Protocatheuic acid from Cryptocarya faveolata”, Lyodia 33:4, 477-481 (1970).
10.    Fu, X., Sevenet, T., Remy, F., Pais, M., Hadi, A.
H., & Zeng, L. M., “Flavanone and Chalcone derivatives from Cryptocarya kurzii”, J. Nat. Prod. 56:7, 1153-1163 (1993).
11.    Collins, D.J., Culvenor, C.C.J.,  Lamberton, J.A.,  & Loder, J.W., & Price, J.R., “Plants for Medicine”, CSIRO, Melborne, Australia (1990).
12.    Joseph, H., Dori, J.L., Sterling, J.T., & Jack R.C., “Cryptopleurine, cytotoxic agent from 
Boehmeria caudata (Urticaceae) and Cryptocarya laevigata (Lauraceae)”,
Phytochemistry17:8,  1448 (1978).  
13.    Gottlieb, O.R., “Chemosystematik of the Lauraceae”, Phytochemistry, 11, 1537-1570 (1972).
14.    Juliawaty, L.D., Achmad, S.A., Makmur, L., & Hakim, E.H., “Investigation of the Chemical 
Constituen  of  Cryptocarya  Laevigata Bl and  
Cryptocarya Nutans and its Relation to the Taxonomy of Lauracea”, Biotrop Spec. Publ. 23, 1-9 (1993).

15.    Alley, M.C., Scudiero, D.A., Monks, A., Hursey., Czerwinski, M.J., Fine, D.L., Abbott, B.J., Mayo, J.G., Shoemaker, R.H., & Boyd, M.R., “Feasibility of Drug Screening with Panels of Human Tumor Cell Lines Using a Microculture Tetazolium Assay”, Cancer Research 48, 589-601 (1988). 

proaktif

PROAKTIF
              Perkenalkan nama saya “Amad Saeprudin” saya adalah mahasiswa baru di universitas Mercu Buana tahun 2014, Jakarta. Saya dari Fakultas Teknik dan di jurusan Teknik Industri, saya akan mengungkapkan pendapat saya tentang proaktif.
                  Apa itu proaktif ? kalau menurut saya proaktif sendiri dapat diartikan terlalu cepat berfikir dan juga terlalu cepat mengerjakan sesuatu, didalam proaktif sendiri terdapat banyak sifat positif.
                  Sebaiknya proaktif harus dimiliki seluruh manusia didunia ini,agar kita semua sukses nantinya, dan ketika sudah mmiliki sikap proaktif kita tidak boleh menyombongkan diri kita kesesaman teman dan saling berbagi.
                    Demikianlah pendapat saya tentang proaktif semoga bermanfaat bagi pembaca. 

adil sikapku

Adil
              Perkenalkan nama saya “Amad Saeprudin” saya adalah mahasiswa baru di universitas Mercu Buana tahun 2014, Jakarta. Saya dari Fakultas Teknik dan di jurusan Teknik Industri, saya akan mengungkapkan pendapat saya tentang Adil.
                 Apa itu adil ? menurut pendapat saya yaitu adil sikap yang ada didalam tubuh kita yang ada tetapi jarang dipergunakan karena kita terkadang bersikap kurang adil kesesama manusia terlebih ke teman kita sendiri.
                  Bagaimana bersikap adil ? menurut saya jika kita mau bersikap adil yaitu dengan kita selalu berfikir untuk saling berbagi kesesama teman terutama, agar kita senantiasa bersikap adil dan mengutamakan teman disekitar kita.
                     Itulah tadi pendapat saya tentang adil, apabila ada kesalahan dalam penulisan tutur kata mohon dima’afkan.

kerjasama

                                        KERJASAMA                    
         Perkenalkan nama saya “Amad Saeprudin” saya adalah mahasiswa baru di universitas Mercu Buana tahun 2014, Jakarta. Saya dari Fakultas Teknik dan di jurusan Teknik Industri, saya akan mengungkapkan pendapat saya tentang Kerjasama.
           Apa itu kerjasama ? menurut saya yaitu kerjasama suatu pekerjaan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang tujuan akhirnya sama.
            Bagaimana mewujudkan kerjasama yang baik ? yaitu dengan menunjuk satu pemimpin didalam kelompok kerjasama dan dia harus membagi tugas kepada setiap anggota kelompok dengan adil, serta menghargai setiap pendapat atau masukan dari setiap anggota kelompoknya.
             Demikianlah pendapat saya tentang kerjasama, lalu gimana pendapat kalian ?  

bersemangat

                                                 BERSEMANGAT
          Perkenalkan nama saya “Amad Saeprudin” saya adalah mahasiswa baru di universitas Mercu Buana tahun 2014, Jakarta. Saya dari Fakultas Teknik dan di jurusan Teknik Industri, saya akan mengungkapkan pendapat saya tentang Bersemangat.
              Apa itu bersemangat ? menurut saya yaitu suatu sikap yang ada didalam diri kita, dan sikap tersebut akan muncul apa bila kita dihadapkan dalam suatu masalah tertentu berat ataupun ringan.
              Sebenarnya didalam kehidupan ini juga bisa saya contohkan,seperti saya dalam mewujudkan cita-cita,saya selalu bersemangat dalam belajar menuntut ilmu dan selalu bersemangat dalam mengerjakan tugas yang dosen saya berikan.
               Demikianah pendapat saya tentang bersemangat apabila ada tutur kata yang kurang berkenan mohon untuk dimaafkan.