Nama : Amad Saeprudin & Fajar Hidayat
Materi Lambang Lewis & Struktur Oktet
1.
Jelaskan
perbedaan ikatan kovalen dan kovalen koordinat.
2.
Jelaskan
struktur oktet.
3.
Penyebab
senyawa tidak memenuhi kaidah oktet..
4.
Kenapa
gilbert N. Lewis menyatakan konfigurasi elektron stabil.
JAWABAN
- A. Ikatan kovalen pemakaian elektronnya dipakai bersama dari atom atom yang membentuk ikatan kimia.Misal H + H => H2 ( 2 atom Hidrogen menjadi molekul Hidrogen).
- B. Ikatan kovalen koordinasi adalah ikatan kovalen dimana pasangan electron yang dipakai bersama hanya disumbangkan oleh satu atom.Misal C + O2 ( 1 atom Karbon dan 2 atom Oksigen menjadi satu molekul Karbondioksida).
- 2 Kaidah oktet adalah suatu kaidah sederhana dalam kimia yang menyatakan bahwa atom cenderung bergabung bersama sedemikiannya tiap-tiap atom memiliki delapan elektron dalam kelopak valensinya, membuat konfigurasi elektron atom tersebut sama dengan konfigurasi elektron pada gas mulia.
3.
Sebab ikatan kovalen terbentuk
antara atom nonlogam dan atom nonlogam lainnya dengan cara pemakaian elektron
bersama sehingga setiap atom yang terlibat memenuhi kaidah oktet/duplet.
Menurut Anda, apakah semua senyawa yang tersusun atas atom-atom nonlogam
memenuhi kaidah oktet dalam pembentukannya? Perhatikanlah reaksi antara atom P
dan Cl. Reaksi antara fosfor dan klorin akan menghasilkan PCl3 dan PCl5.
Jumlah PCl3 dan PCl5 yang terbentuk
bergantung pada banyaknya klorin yang direaksikan. Pada senyawa PCl3,
1 atom P mengikat 3 atom Cl. Adapun pada PCl5, 1 atom P
mengikat 5 atom Cl. Perhatikanlah gambar berikut. (Baca juga : Sifat Ikatan Kovalen)
Struktur
Lewis PCl3 menunjukkan bahwa setiap atom yang terlibat (1
atom P dan 3 atom Cl) telah memenuhi kaidah oktet. Lain halnya dengan PCl5,
struktur Lewisnya menunjukkan hanya atom Cl yang memenuhi kaidah oktet,
sedangkan atom P tidak memenuhi kaidah oktet. Atom P memiliki 10 elektron pada
kulit terluarnya
4.
Karena untuk menyusun struktur Lewis dari suatu atom atau unsur, dapat
dengan cara menuliskan simbol titik pada sekeliling atom. Setiap titik mewakili
satu elektron yang
terdapat pada kulit valensi atom tersebut. Elektron yang terlibat dalam ikatan
ini hanya elektron-elektron yang terdapat pada kulit terluar dan jumlah total
elektron yang terlibat dalam pembentukan ikatan ini tidak mengalami perubahan
(merupakan jumlah total elektron valensi dari atom-atom yang berikatan).
Pada umumnya, jumlah elektron pada
kulit valensi sama dengan golongan dari suatu atom. Oleh karena itu,
jumlah titik pada simbol Lewis sama dengan golongan dari atom tersebut. Namun
untuk logam transisi, lantanida, dan aktinida yang
mempunyai kulit dalam yang tidak terisi penuh, titik Lewis dari unsur-unsur
tersebut tidak dapat dituliskan secara sederhana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar